siapa aku untuk membenci


dunia penuh dengan tipu daya
tapi siapa kita untuk menghukum
kita hanyalah manusia yang sering kali melakukan dosa
tapi layakkah kita untuk membenci??
tepuk dada,tanya diri sendiri
aku hamba allah yang lalai
yang jauh terpesong
mencari sinar di sebalik kelam malam
aku tidaklah sekuat sumaiyah yang menghunus senjata
tidak pernah aku membenci
kalo ada,hanyalah untuk menutup rasa sakit
alhamdulillah,segalanya berjalan lancar
untuk ape aku membenci
sebelum aku mahu memiliki perasaan benci
aku bertanya pada diriku
layakkah aku untuk membenci
walhal di lua sana pasti ada yang membenci diriku
biarlah manusia di luar sana ingin membenci
mahupon tidak menyukai
tapi kalian harus ingat
setiap perbuatan
pasti ada sebabnya terjadi
sedangkan allah juga maha pengampun
mengampunkan umat2 nya
sape plak kita untuk mengampun
walhal kita hanyalah umatnya
dosa,pahala,terletak pada tangannya
bersifat sabardan pemaaf itu dapat menenangkan jiwa
berbanding diselubungi kebencian serta dendam yang bole merosakkan iman
jika agama tidak menawarkan harapan
ia bukan dari tuhan

Comments